Senin, 22 Agustus 2011

Surat dari Bapa di Sorga




Anakku yang terkasih.....
Kadangkala hidup
mengharuskanmu menangis
tanpa sebab. Kau merasa
sudah berbuat baik dan benar,
tetapi masih banyak kritikan
yang dialamatkan kepadamu.
Kau mengira keputusan yang
kamu ambil sudah tepat,
ternyata perkiraanmu
meleset. Jangan putus asa !
Bangkitlah ! Matahari tanpa
sinar tidak layak di sebut
matahari. Demikian juga
dengan dirimu. Kau adalah
matahari yang seharusnya
memancarkan sinar, sekalipun
mendung kelabu menutupi
pandangan orang untuk
melihat keindahan cahayamu.
Anakku yang terkasih.....
Aku sering melihatmu marah
ketika kau melihat orang lain
berhasil. Untuk apa kau
menginginkan keberhasilan
orang lain? Bukankah Aku
telah menyediakan suksesmu
sendiri? Kau tidak pernah
mengejarnya, jadi kau tidak
bisa memilikinya! Matamu
tidak terfokus kepada
rancanganKu yang dahsyat
atas hidupmu, melainkan
tertuju kepada karyaKu yang
luar biasa terhadap diri orang
lain. Jadilah seperti air. Selalu
mengalir....,melewati semua
benda, menembus semua sisi
dan tanpa batas. Anakku,
jangan mau dikalahkan oleh
keadaan, tetapi kalahkan
keadaan !
Anakku yang terkasih....
Jangan sakit hati ketika kau di
tegur, padahal kau merasa
sudah mengerjakan yang
terbaik. Sakit hati itu hanya
akan membuat tidurmu tidak
nyenyak dan perasaanmu
tidak nyaman. Buanglah itu
dari hatimu dan pikiranmu !
Kuasailah dirimu sedemikian
rupa hingga kamu bisa
mengatasi perasaan di
perlakukan tidak adil,
dilecehkan, diremehkan
ataupun di khianati oleh
sesamamu. Bukankah
memang untuk itu kau hidup?
Untuk melihat kenyataan
bahwa di dunia ini yang paling
mengerti perasaanmu dan
menerima dirimu apa adanya
hanya Aku? Jauhilah segala
bentuk kemarahan, tetapi
jangan jauhi Aku !
Anakku, ingatlah hal ini baik-
baik.
Aku selalu membuka tanganku
lebar-lebar untuk memberimu
rasa aman, kapanpun kau
membutuhkannya.
Aku senantiasa menyiapkan
bahu untuk tempat kepalamu
bersandar dan mencurahkan
tangis.
Aku melakukannya karena Aku
sungguh-sungguh peduli
padamu !!!
Ayah yang selalu
mengasihimu,
Y.E.S.U.S